Bumiayu Under Cover

Posted in Uncategorized on November 14, 2008 by indramusik

Peserta Karnaval

Nah ga mau ketinggalan gajah dari sumatera dan onta dari arab ikut meramaikan karnaval di Bumiayu.

Peserta karnaval


Ga cuma manusia nih yang ikut karnaval tapi ternyata ada juga binatang ada buaya gajah dan eh siapa tuh? pangeran diponegoro lagi menyerang batavia… itu kalo ada buaya segede itu ngeri sekali sama mobil masih gedean buaya iiiiiiiii tattttuuuuuuut….


start gerak jalan 3 2 1 ya… kiri kiri kiri satu dua tiga empat yang pasti bukan lagi belajar berhitung tapi itu aba-aba temen-temen kita yang penuh semangat ikut lomba gerak jalan walau udara panas dan nafas ngos-ngosan tapi tetep semangat

lomba rakhatan

beberapa lomba ini sederhana tapi cukup menghibur ada balap karung, pentung plastik, dll yang ini bukan si buta dari gua hantu atau mau nyaingi ke hebatan merpati putih tapi ini memang lagi nyari plasti yang berisai air buat dipukul dan byuuuuuuurrrrrrr basah deh…. Dan itu pe blepotan ngapain ya??? kayanya cocok nih jadi badut di ancol?? hehehe….
wahhhhhh ni yang cewe juga ga mau ketinggalan ikut lomba balap karung. Tadinya mau balap mobil tapi mobilnya ga punya ya udah deh balapan karung jadinya. Hati-hati bu… nanti jatuh. Semangatnya nih bikin kita salut hidup Indonesia … hidup Topfm.


lomba makan krupuk!!!!


murah meriah lomba yang satu ini ga butuh modal banyak cukup krupuk sama tali buat ngikat krupuknya. Seru udah pasti ga cuma anak kecil ternyata yang udah dewasa juga suka sama lomba yang satu ini liat aja semua kru Radio TOPFM semua ikut lomba makan krupuk.Kalau dipikir kenapa musti pake kerupuk ya kenapa ga diganti sama lomba makan singkong apa randem…tau randem temen-temen??? tapi apapun lombanya minumnya…..???? ah iklan banget neh hihihi yang penting semangatnya ya ga? dulu pejuang kemerdekaan berkorban bertaruh nyawa sekarang tugas kita mengisi kemerdekaan apapun bentuknya demi kebaikan negeri ini.

panjat pinang



waaaaawwww…………ini dia panjat pinang lomba seru lucu yang nonton juga pada ketawa ketiwi hehehehe….rebutan hadiah dipucuk ujungnya, butuh kekompakan biar nyampe tujuan yang dibawah mesti kuat neh nahan beban temen-temen satu teamnya. Eh…tapi dibelakang tuh ada tower napa ga lomba panjat tower aja ya??? hadiahnya dibanyakin biar tambah semangat, tapi kayanya musti diasuransiin pesertanya soalnya kan berbahaya kalo sampe jatuh dari tower bukan pulang bawa hadiah malah pulang ke alamnya hehehehe….
MERDEKA!!!

generasi baru

Inilah generasi masa depan penuh semangat penuh kreasi, lihatlah kuda-kudanya kokoh dan mantap gerakannya penuh tenaga indah berbaju putih lambang kesucian kuat menandakan kekuatan mereka tuk membela membangun dan menjaga negara, lihat pakaian yang berwarna warni seperti gambaran ibu pertiwi Bhineka Tunggal Ika berbeda beda tapi tetap satu, ditangan mereka masa depan bangsa, semoga mampu menjaga dan membawa negara ini menjadi negara yang

besar. amin

Gerak Jalan HUTRI 63



Bumiayu Under Cover

Posted in Uncategorized on November 14, 2008 by indramusik

Bersiap-siap



Bersiap siap neh mau karnaval ngantri tapi bukan ngantri sembako loooh…….. cape bu..?? walaupun panase banget tapi yah temen temen tetep semangat tuh. Ini kloter SMPNI Bumiayu dan pasukan dari rt 08 dan 09 yang keren abiiis. Tuh yang cewe aja rela dibele-belain pake bedak areng hayoo siapa yang mau pake bedak areng??? dijamin jadi tambah imut loh alias ireng cerumut….hehehe Merdeka!!!!

Saudara kita



Peserta dengan kreasi orang-orang pedalaman merupakan peserta yang banyak mendapat perhatian penonton.
mereka bernyanyi dan menari seperti suku pedalaman. Hey ya yaya hey ya hoooo….. heyyyy yayaya heyyyyy yaaa hoooo….. Seperti gambar di sebelah dengan gaya kepala suku dan dukun adat. waaaaahhh kreatif banget rela di bela-belain pake apa tuh sekujur badan oli apa angus di panci item?? gimana bersihinnya ya???
sehari kali mereka mandi, demi meramaikan hut RI ini. Mungkin tahun depan mereka bakal keluarin ide kreatif apalagi ya? yang pasti harus lebih lebih heboh lebih kreatif ya ga temen-temen?
salut deh buat ngeramein 17an mereka dah bikin ide kreatif dan menghibur ga peduli panas, ga peduli keringat bercucuran Merdeka!!!

Bumiayu Under Cover

Posted in Uncategorized on November 14, 2008 by indramusik

Kesenian kentongan



Tak mau kalah dengan marching band ternyata kesenian kentongan juga berani unjuk gigi tak kalah penampilanya dengan marching band dengan mengandalkan perkusi kentongan kehadirannya mampu menyedot perhatian penonton. Dengan irama dan tarian yang khas seluruh personel kentongan menari mengikuti irama musik yang dimainkan dan sambil bernyanyi bersama. Kostum yang dipakai juga tak kalah menariknya keliatannya masih gres banget deh hehehe….

Semarak karnaval


Berkibarlah benderaku lambang suci gagah perwira diseluruh pantai Indonesia kau tetap pujaan bangsa siapa berani menurunkan engkau serentak rakyatmu membela sang merah putih yang perwira berkbarlah slama-lamanya. Bait lagu yang penuh semangat perjuangan yang jarang terdengar, tersisih oleh lagu-lagu jaman sekarang.

Kemana engkau pemuda? Dimana engkau pemudi? lihatlah Ibu Pertiwi menangis lara melihat bangsa yang tak kunjung usai lepas dari krisis
dimana semangat juangmu seperti pahlawan korbankan semua demi kemerdekaan
ayo singsingkan lengan baju rapatkan barisan kedatanganmu tlah dinantikan
tuk berbakti pada negeri
lihatlah disana tugas menunggu
siapa lagi bila bukan kau hai pemuda
yang meneruskan cita-cita sang pendiri bangsa
haruskah terus menunggu
atau kau tetap di pembaringan
merajut mimpi yang tak terbeli
dengarlah panggilan ibu
yang tak lagi terdengar suara
karena nafas tinggal satu satu
bangkit bangkitlah wahai pemuda pemudi
bangunlah negeri menjadi negeri yang besar
menjadi negeri yang nyaman untuk rakyatnya




Posted in Uncategorized on November 13, 2008 by indramusik

Menempuh Jarakmu

Kulalui langkah putaran roda
berpacu mencumbu waktu
kala rindu mengajakku kembali dalam nostalgia
kumenempuh relung relung kenangan
setapak demi setapak membuka lembaran silam
dera angin masih saja beraroma lalu

senja

senja

Luruh

raga tak lagi bergerak
mata menatap kosong
nafas satu persatu
kelu sudah kata terucap
berpegang tak tau pada apa
tak mampu raih waktu yang tersisa
dingin diujung kaki
perlahan meninggalkan jasad
sesal menjalani hidup
bekal perjalanan abadi
tiada dirasa cukup
semua segera berakhir
lalu semua luruh

Biar

Biar
Aku lelah mengejar cinta aku terkapar penuh luka
letih bathinku mengitari bumi luruh ragaku mencari sejati
biarlah sejenak kuhirup udara kebebasan tanpa nafas cinta
tanpa pilu rasa merindu tanpa terhimpit rasa cemburu
biar ku bebas dalam kesendirian
andai waktu tak segera menjemputku
biarlah cinta yang menemukanku

Tobat

Tobat
Aku bersujud dalam gelap
ketika dingin tak mampu bekukan hati
pasrahku dalam doa bergetar kusebut namaMu
berlinang karena dosaku tetes bening airmata basah disajadah
mencari ampunanMu bagai melangkah dijalan panjang yang sepi
aku sendiri dalam ketakutan melangkah dalam bait bait kata pengakuan hanya pasrah yang ku bisa

Ramadhan yang usai


ketika waktu
mengajakmu datang lagi
riang rasa menyambut cahayamu
benderang terangi malam
saat insan kumandangkan
firmanNYA saat malam penuh
rahmat dan berkah
sungguh bulan yang indah
bulan seribu bulan

kini tinggal menghitung hari
ntah mengapa aku begitu sedih
ntah mengapa ku begitu kehilangan
bergetar raga ini bila mengingatmu kan pergi
tetes airmata ini
basah disajadah….
tak kuasa harus berpisah
bulan penuh berkah…
ku ucap doa
ku sebutkan namaMu ya Allah
ku pasrah padaMu
akankah kau izinkan aku
tuk bertemu bulan yang suci ini
ditahun depan??
atau akankah ini menjadi
Ramadhan terakhir untukku?
rasanya takan pernah habis kusesali dosa
takan berhenti kusesali salah
luruh sudah jiwa raga
kuhanya mohon ampun dosa
disetiap langkah yang penuh noda
kulalui bulan semampu yang ku bisa
meski ku tahu
ibadahku tiadalah sempurna

ya ALLAH…
bila saja kau tak izinkan aku
bertemu Ramadhan ditahun depan
bimbinglah aku agar aku tak hidup
dengan menambah dosa
beri aku petunjukmu
beri terang langkah kakiku
agar aku pantas menghadapMU
ya ALLAH

Nada menari


nada itu mengalun dikepala menari mengikuti suasana hati menyentuh sukma melarutkan duka aku yang tersiram embun di kaki pegunungan padamkan panas dijiwa menapak tanah coklat basah dipucuk-pucuk rerumputan satukan raga dan jiwa kepada alam menjadi sahabat pepohonan bercerita sejarah nyanyian burung lagukan nestapa angin kabarkan cerita anak bangsa diseberang tergilas roda zaman berebut kuasa lupa asalnya tertawa diatas duka jelata tapak kaki dikepala berpijak perkasa bersembunyi dibalik kelopak mata tak melihat walau tak buta tak mendengar nyanyi alam tentang kejujuran


Semua tentang Bumiayu

Posted in Uncategorized on November 13, 2008 by indramusik

Tanah Bumiayu (untuk yang teringat masa lalu)

Senja bergelayut merona jingga diufuk barat mentari pulang keperaduan berganti malam dimulai nyanyian bintang bulan dan binatang malam gema adzan diangkasa memanggil insan muslim dan muslimah tuk mengahadapnya dalam dzikir dan dekapan Sang Penguasa aku menapak jalan-jalan penuh kenangan berkerikil berbunyi bangunkan aku dari bayang masa silam hanyut ku dibawa gemericik bening sungai di belakang sekolah ketika burung-burung kecil kembali kesarangnya berselimut menahan dingin malam namun ku masih ada dalam bayang-bayang masa silam mengajakku memutar kembali jarum jam yang terus berjalan hingga ku terbangun aku tak lagi dalam dunia impian aku tersadar dalam lamunan sudah sekian tahun sudah banyak yang berbeda di kotaku tercinta namun kenangan itu takan pernah kulupa menjadi bagian dalam hidupku takan bisa kulupa walau hingga sang waktu menjemputku

Telaga ranjeng

Airnya begitu jernih bening tak ada polusi disini kealamiannya sangat terjaga, Telaga Ranjeng penuh oleh ribuan ikan lele.
Mempunyai mitos dan legenda. Tempat rekreasi orang-orang yang butuh ketenangan dan kedamaian. Memandang keindahannya serasa sejuk di jiwa, panorama keindahan alam hutan pinus dan perkebunan teh membuat pikiran kita tenang.

menghilangkan penat menghirup udara segar pegunungan bersama keluarga, saudara, teman, atau kekasih mebuat kenangan yang takan terlupa

Desaku yang kucinta

Desa kami adalah desa di pegunungan, dataran tinggi penuh hamparan perkebunan teh. Aku habiskan waktuku bermain bersama teman. Udara disini dingin apalagi kalau malam dinginya sampai menusuk tulang. Bila hari siang kadang kabut sudah menutupi desa kami, perjalanan ke desa kami berkelok kelok menyusuri perbukitan. Pemandangannya indah sekali, kalau beruntung pas cuacanya bagus kita bisa melihat keindahan panorama alam, awan putih kadang berada dibawah kita seperti negeri di atas awan….mmmmm indah sekali

Aku kecil


Disini aku dilahirkan
disini aku dibesarkan
disini tempatku bermain
mengisi hari bersama teman teman
berlari lari menuruni bukit
diantara hamparan hijau daun-daun teh
diiringi kicauan burung
menimpali teriakan kami
memecah kesunyian
desaku yang damai
desaku yang permai
aku menatap masa depan yang panjang
penuh tantangan dan perjuangan
namun kan kutempuh penuh harapan
membangun desa menjadi
desa yang penuh impian

Hello world!

Posted in Uncategorized on November 13, 2008 by indramusik

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!